Sejarah Salib Kasih - Wisata Rohani | Kota Tarutung
Aek Sigeaon - Kota Tarutung |
Salib Kasih |
Jalan Ke Salib Kasih |
Dipuncak si atas barita inilah sekitar tahun 1863 yang lalu,DR.I.L.Nomensen menatap lembah Silindung yang begitu indah dan luas,dia berdoa HIDUP ATAU MATI,BIARLAH AKU TINGGAL DI TENGAH-TENGAH BANGSA INI UNTUK MENYEBARKAN FIRMAN DAN KERAJAANMU
Peristiwa ini mengawali bakal kehidupan baru orang-orang batak yang belum mengenal kristen untuk meninggalkan animisme.Atas jasanya,dia disebut sebagai Apostel pertama Orang batak.
Akan tetapi Puncak siatas barita yang dianggap angker dan menakutkan sudah menjadi Taman Eden mini yang dikunjungi banyak oran dan setiap orang yang berkunjung kesana akan memperoleh kedamaian hati dan pikiran.Salib Kasih dengan ketinggian 31 meter disangga dan ditopang oleh tiga tiang raksasa sebagai lambang Trinitas.Di bawah Salib tersebut terdapat sebuah ruangan kecil tempat berdoa dan didepannya terhampar tempat duduk dengan kapasitas 600 orang serta dilengkapi dengan sebuah mimbar persis dibelakang mimbar menatap jauh ke hamparan rura silindung.
Lokasi ini ditata dengan taman rekreasi yang indah dan sejuk.Terdapat juga arena bermain serta Open stage yang menjadi panggung persembagahan lagu-lagu rohani.
Pada malam hari nampaklah Salib Kasih dengan cahayanya,melengkapi Tarutung sebagai kota Wisata Rohani yang sejuk dan damai.
Dikutip dari buku terbitan Dinas Pariwisata,Seni dan Budaya Tapanuli Utara
Sumber : http://salibkasihtarutung.blogspot.com
Info Update : Follow twitter @Salib_Kasih | Facebook Tarutung Salib Kasih
Judul : Sejarah Salib Kasih - Wisata Rohani | Kota Tarutung
Rating : 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Oleh : valent huba
Terimakasih atas kunjungan nya..
Rating : 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Oleh : valent huba
Terimakasih atas kunjungan nya..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar